Wednesday, January 24, 2018

Kemanakah Lemak Pergi Ketika Berat Badan Menurun

Posted by Herbal Net Sby
Memiliki tubuh dengan bentuk yang proporsional pasti menjadi impian setiap orang, baik wanita maupun pria. Pada orang yang sudah terlanjur memiliki tubuh gemuk atau obesitas, salah satu usaha untuk menurunkan berat badan adalah dengan menghilangkan lemak yang ada di dalam tubuh. Sebab, tak bisa dipungkiri, kadar lemak yang cukup tinggi di dalam tubuh manusia dapat menentukan proporsi tubuhnya.

Salah satu cara untuk menghilangkan lemak adalah dengan cara olahraga teratur, dengan jenis olahraga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, jangan dikira lemak akan keluar dari tubuh dan bisa dilihat dengan kasat mata. Bila selama ini Anda mengira keringat merupakan salah satu indikasi lemak yang hilang, maka Anda keliru. "Banyak orang yang beranggapan bahwa dengan mengeluarkan banyak keringat saat olahraga, otomatis akan menurunkan ukuran sel lemak dalam tubuh. Tetapi ternyata tidak demikian," jelas Eva Maria Christine, dokter spesialis gizi klinik dari Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang.



Saat berolahraga, metabolisme Anda akan meningkat, sehingga panas tubuh juga meningkat. Akibatnya, kelenjar keringat akan mengeluarkan banyak keringat. Tapi hal ini tidak memengaruhi kadar lemak dalam tubuh. Banyaknya keringat yg keluar hanyalah mekanisme proses evaporasi (penguapan) untuk menurunkan suhu tubuh kembali ke normal. Lalu, ke manakah lemak pergi saat Anda berhasil menurunkan berat badan?

Di dalam tubuh, sebetulnya lemak memiliki fungsi yang cukup banyak, antara lain sebagai alat angkut vitamin yang larut lemak, sebagai pelumas dalam pengeluaran sisa makanan, memelihara suhu tubuh dan sebagai pelindung organ tubuh. Sehingga lemak tetap dibutuhkan oleh tubuh. Pada orang yang mengalami kegemukan atau obesitas, volume lemak yang ada di dalam tubuh akan membesar, seolah-olah bertambah banyak. 

Sehingga, saat berat badan berhasil turun, sebetulnya bukan lemak yang dibuang dari dalam tubuh. Melainkan ukuran sel lemak yang akan mengecil. "Lemak akan dibawa oleh L-karnitin (transporter) ke sel mitokondria untuk dioksidasi dan diubah menjadi energi. Tetapi jumlah sel lemak di dalam tubuh tetap sama, hanya ukurannya saja yang berkurang," tambah Eva. 

Untuk membuang sel lemak di dalam tubuh, yang harus Anda lakukan adalah mengonsumsi asupan makan sesuai kebutuhan (atau mengurangi jumlah asupan sebanyak 500-1000 kkal/hari bila berat badan berlebih). Selanjutnya berolahraga teratur 4-5 kali seminggu dengan durasi 30-45 menit/sesi.  

Jenis olahraga yang bisa dipilih adalah jenis olahraga aerobik seperti renang, jogging, sepeda, dan treadmil.



Sementara itu, cara mengetahui lemak kita dibakar atau tidak bisa dengan cara mengukur denyut nadi. Saat berolahraga, bila tercapai denyut nadi 68-75% dari denyut nadi maksimal (220-usia) dan dipertahankan selama 20 menit, maka saat inilah terjadi pembakaran lemak. 

"cara paling mudah lainnya untuk mengetahui pembakaran lemak adalah dengan mengukur lingkar pinggang sebelum dan sesudah berolahraga. Bila berkurang berarti lemak viseral (lemak yang terletak lebih di dalam tubuh, seperti di dekat organ-organ vital) terbuang," ungkap Eva. 

Selain itu, bisa juga dengan mengukur komposisi tubuh menggunakan alat Bio Impedance Analysis untuk melihat persentase lemak. Bila persentase lemak tubuh berkurang berarti lemak sudah terbuang.

Konsultasi: dr. Eva Maria Christine, SpGK dari Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang.

Sumber: 1health.id/  | http://foredigasasurabaya.com/agen-resmi-fiforlif-surabaya-peluntur-lemak.html

0 comments:

Post a Comment